Tak tanggung-tanggung, tiga hari berturut-turut SMK Negeri 4 Bondowoso mengundang wali murid untuk melakukan sosialisasi pembelajaran selama era pandemi covid 19. Setiap harinya sosialisasi dilakukan secara dua tahap guna menghindari kerumunan yang berlebihan. Agar terhindar dari penularan virus, setiap undangan yang hadir diwajibkan membawa masker dan bolpoin sendiri untuk mengisi daftar hadir. Melengkapi hal itu, tempat duduk undangan pun diatur berjarak kurang lebih satu setengah meter. Sebelumnya, di pintu gerbang setiap wali murid telah difasilitasi untuk melakukan cuci tangan dengan sabun dan melakukan pemeriksaan suhu. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi ini telah memenuhi standar protokol kesehatan.

Sosialiasasi diawali dengan sambutan kepala SMK N 4 Bondowoso, bapak Samsudin, S.Pd, M.Pd. Beliau menerangkan bahwasanya sekolah telah dan akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk melangsungkan kegiatan pembelajaran daring selama pandemic covid 19. Bapak ibu guru pun berusaha memudahkan siswa dengan memberikan tugas dan materi pembelajaran yang tidak menyusahkan. Meskipun pada kenyataannya tentu saja tetap ada kendala seperti sulit sinyal dan lain sebagainya.

Menyikapi permasalahan tersebut, sebagai waka kurikulum, ibu Famawati, S.Pd, M.ST memaparkan tata cara mengatasi permasalahan selama pandemi covid 19. Setiap kelas telah dibentuk kelompok-kelompok belajar dengan jumlah tertentu sesuai dengan daerah terdekat. Kelak di salah satu rumah siswa, setiap kelompok akan dikunjungi guru untuk melakukan kegiatan pembelajaran agar materi yang sukar tersalurkan secara daring dapat tersampaikan secara luring seraya menunggu kebijakan dan situasi memungkinkan untuk dilakukan tatap muka di sekolah. Selain itu, ibu waka kurikulum juga memaparkan perihal tata cara sekolah di era new normal. Nantinya kegiatan pembelajaran sekolah akan dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi satu kurang lebih pada pukul 07.00-11.00 WIB sedangkan sesi dua kurang lebih pada pukul 11.00-15.00 WIB. Hal ini tentu sudah sesuai dengan kebijakan pemerintah bahwa kegiatan di sekolah di era new normal tidak boleh lebih dari empat jam. Oleh karenanya SMKN 4 Bondowoso memangkas satu jam pelajaran yang semula 45 menit menjadi 20 menit.

Melengkapi yang telah disampaikan oleh ibu waka kurikulum, ibu Nurul M., S.Pd selaku waka kesiswaan menginformasikan bahwa setiap siswa yang masuk wajib memakai masker, membawa bekal makanan sendiri, melakukan cuci tangan dengan sabun, dan diperiksa terlebih dahulu suhunya di gerbang sekolah. Siswa dengan suhu badan 37 derajat celcius akan dianjurkan pulang untuk beristirahat. Selain itu tempat duduk di kelas akan diatur sedemikian rupa agar berjarak lebih dari satu meter, sehingga interaksi di kelas hanya boleh dilakukan di tempat duduk masing-masing.

Semua usaha telah dilakukan SMKN 4 Bondowoso untuk menyiapkan diri sekolah di era new normal selama pandemi covid 19. Kini yang bisa dilakukan adalah menunggu kebijakan pemerintah perihal tanggal masuk sekolah dan berdoa agar pandemi ini cepat berakhir. Kiranya setiap guru dan siswa telah merindukan kegiatan pembelajaran sebagaimana mestinya. //aaa/red.

Penulis : Asif Aulia’ Al-ula,S.Pd

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.